| Beng-Beng (PAS Band) | | Print | |
| INTERROGATIONS & INTERVIEWS |
|
Beng-Beng is the guitarist from an Indonesian rock group, PAS Band.
BENG-BENG: “kalo baskstagenya kagak ada toilet pasti kita buang air kecil di botol minuman”------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Kalau kamu sempat mengalami indahnya scene musik di era ‘90an, dan sempat salah arah memakai celana jeans pendek dan memakai Doc Mart (dengan kemeja yang ditalikan di pinggang), ada kemungkinan besar kamu pernah menyaksikan PAS band sepanggung dengan Beastie Boys, Sonic Youth dan Foo Fighters. Ada kemungkinan lagu-lagu dari EP 4 Through The Sap dan Indieviduality Kamu setel saat sedang rockin’ out bersama teman-teman. Tetapi, setelah Richard Mutter (drum) keluar dari PAS band setelah album ke-3 mereka (Psycho I.D.), banyak die-hard fans mereka (yang menganggap In (No) Sensation adalah album terbaik mereka) kecewa dengan album-album baru PAS band yang seakan semakin kehilangan arah. Terakhir Richard bermain drum di band Industrial/rock Getah, dan menurut teman-teman saya yang beruntung sempat melihat reuni singkat PAS band di panggung,energi mereka masih sangat hebat dan membuat banyak orang bernostalgia dengan lagu-lagu PAS klasik. Ini perbincangan singkat saya dengan Beng Beng, gitaris handal PAS band, seorang Ibanez rider, dan juga seorang Rocker berkumis..
Sebelum saya mulai nanya yang laen, ini pertanyaan yang semua orang ingin tanyakan: Singkatan dari apa PAS? kenapa PAS band? PAS artinya pas ga kurang ga lebih, awal kita pake nama itu karena kita ketika itu ngerasa muka pas-pas an, modal pas-pas an, skill main musik pas-pas an, tapi pas pingin rekaman pas ada yang mau biayain, pas pingin beli alat pas ada uangnya hehehhehe. PAS itu salah satu band Independent pertama yang mulai ngejual kaset dan promosi secara DIY. Gimana tuh dulu berkembang bareng di scene musik studio Reverse bareng Pure Saturday dan Puppen? PAS tumbuh bareng Pure Saturday and Puppen, mungkin saat itu pas yang beruntung lebih duluan ngerilis mini album secara independent, Kita selalu saling sharing masalah sound, live, studio dll, kita juga pernah bikin acara bareng di Lamborghini café kalo ga salah, hasilnya kita bagi 3. Banyak die-hard fans PAS band yang bilang setelah ditinggal Richard, music PAS jadi berubah total dan makin pelan. Pengaruh usia juga? Atau ingin meraih pasar yang lebih luas? Satu yang pasti kita bikin musik ga pernah dikonsep, selalu bikinnya secara spontan, sebenarnya perubahan jaman Richard juga udah ada, seperti album Psycho ID, udah terasa perubahan musik dan liriknya, ketika Sandy gantiin Richard jelas musik si PAS berubah karena cara bermain drum mereka beda banget, kenapa kita pilih Sandy saat itu bukan cari yang main drum seperti Richard karena kita lebih mementingkan komunikasi musikal kita yang nyambung, selain itu kita ga mau pengganti Richard jadi bayang-bayang dia kalo mainnya kaya Richard, dan udah terbukti ikon baru di PAS terlepas dari cara bermain drumnya yang lebih ‘ngepop’. Aquarius record label kita sampai ga percaya lagu “Kesepian Kita” ciptaan si PAS, ketika kita gahar musiknya gahar, ketika kita mellow kita bikin musik yang sesuai dengan suasana hati kita aja, kita ga mau bikin musik karena kita pingin dinilai orang lain, kita mentingin rasa kita aja dulu. Favorit saya dari diskografi PAS adalah 4through the SAP. Foto kovernya juga menarik, dan ikonik juga seperti In (No) Sensation. Konsep dan awal ceritanya gimana tuh? Judul album Four Through The Sap dibikin oleh alm Samuel Marudut, ia merasa apa yang dirasakan 4 lagu yang menghabiskan 4 shift jadwal studio yang kerjakan oleh 4 orang di PAS/Four seperti melewati/Through parit parit perang/Sap kekakuan industri musik Indonesia saat itu, Ketika Kita bikin pemotretan untuk album di salah satu bangunan tua di jalan braga Bandung, Helvi photographer Kita memotret salah satu jendela di bangunan itu, dan itu yang akhirnya dijadikan buat kover album. Pertanyaaan terakhir: Sudah merasa menjadi rockstar dengan status PAS band sekarang? Ada cerita-cerita menarik dari backstage? Gw pribadi ga pernah ngerasa rockstar, Gw ga mau berubah gara-gara kerjaan Gw yang menurut orang harus begini harus begitu, Gw main musik karena Gw seneng walau akhirnya itu jadi sesuatu yang menghasilkan, itu bonus buat Gw. Pengalaman di backstage yang paling menarik… mmmmmhhhh biasa-biasa aja ga ada yang menarik, paling kalo baskstagenya kagak ada toilet pasti kita buang air kecil di botol minuman dan ninggalin botol-botol itu di backstage hehehehe
[Interview&words.aldy kusumah / Photos.helvi sjarifuddin / from ripple #65] |




